LSM Koreksi Soroti Lemahnya Pengawasan K3 Proyek di SDN 4 Sopet Situbondo
aspiras5
30 Oktober 2025
Situbondo | Aspirasijurnalis.com – Proyek pembangunan rehabilitasi ruang kelas ini menjadi sorotan bagi Ketua DPC LSM Komando Representatif Kawal Aspirasi (KOREKSI), yang dikomandoi Munihwar bahwa, “Proyek rehabilitasi SDN 4 Sopet, Kecamatan Jangkar ini abaikan K3 Keselamatan Bagi Pekerja”, ujarnya.
Hal ini menuai sorotan lantaran minimnya pegawasan K3 bagi pekerja dan patut menjadi pertanyaan karena molen hanya sebagai pajangan.
(Foto: Munihwar, Ketua DPC LSM Koreksi Soroti Lemahnya Pengawasan K3 Proyek di SDN 4 Sopet Situbondo. Red)
“Minimnya K3 bagi pekerja ini sangatlah berpotensi kecelakaan kerja bagi pekerja dan ini tidak main-main. Selain itu lemahnya pengawasan dari dinas terkait yakni Dinas Pendidikan Kabupaten Situbondo”, jelasnya.
“Jangan lantas diabaikan untuk K3, apalagi di Situbondo pernah kejadian pekerja meninggal saat memasang galvalum di salah satu SD di Desa Sumberkolak beberapa tahun lalu. Apakah akan terjadi kembali di SDN 4 Sopet nantinya”, ungkapnya.
Selain itu temuan saat investigasi di lokasi proyek yang diketahui dikerjakan swakelola ini bernilai Rp. 198.323.821 melalui APBN Tahun Anggaran 2025. Jenis Kegiatan Rehabilitasi Ruang Kelas dan Pembangunan Ruang Perpustakaan SDN 4 Sopet ini tidak dilengkapi dengan K3 bagi Pekerja.
“Molen saat dilokasi proyek pun hanya jadi pajangan. Sehingga kualitas untuk mencampur semen tidak maksimal dan patut dipertanyakan”, sambungnya.
Ia menambahkan, “Dan lagi Konsultan proyek tidak berada di lokasi, bagaimana untuk melihat kualitas pekerjaan kalau seperti itu”, cetusnya.
Sehingga atas temuan di lokasi proyek tersebut, Ketua DPC LSM Koreksi Situbondo berencana akan mengirimkan surat atau melaporkan ke dinas terkait untuk dilakukan evaluasi serta kepengawasan dan pemanggilan pihak pelaksana. (Tim/Red)